Ilmu Sosial Dasar – Tugas 3

Friday, October 18th, 2013

1. Pertumbuhan Penduduk

Q: Jelaskan definisi pertumbuhan individu?

A: Pertumbuhan individu adalah terjadinya perubahan pada seseorang secara tahap demi tahap karena pengaruh baik dari pengalamaan atau lingkungan luar melalui panca indra.

Q: Jelaskan fase pertumbuhan individu (buat gambarnya juga)?

A: Aristoteles (384-233 SM), ia membagi masa perkembangan individu sampai menginjak dewasa dalam tiga tahapan berdasarkan perubahan ciri fisik tertentu.

  1.  Masa kanak kanak usia 0.0-7.0 Pergantian gigi
  2.  Masa anak sekolah usia 7.0-14.0 Gejala Pubertas
  3.  Masa remaja usia 1.0-21.0 Ciri-ciri primer dan sekunder

Hurlock (1952), ia membagi fase-fase perkembangan individu secara lengkap seperti berikut ini:

  1. Prenatal time conception – 280 hari
  2. Invacy time 0 – 10 hingga 144 hari
  3. Masa Bayi 2 minggu – 2 tahun
  4. Masa Kanak-kanak 2 tahun – Remaja
  5. Masa Remaja 13 – 21 tahun (wanita) dan 14 – 25 tahun (pria)
  6. Masa Dewasa 21-25 tahun
  7. Masa Paruh Baya 25 – 30 tahun
  8. Masa Tua 30 tahun hingga meninggal

Ilustrasi: Fase Pertumbuhan Individu

Ilustrasi: Fase Pertumbuhan Individu

Q: Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu?

A: 

– Faktor Natavistik

Faktor yang dibawa sejak lahir.

– Faktor pendiri Emperistik dan Environmentalistik

Pertumbuhan individu semata-mata tergantung   pada lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali.

– Faktor pendiri konvengsi dan interaksionisme

Konsepsi konvergensi yaitu menganggap pertumbuhan individu itu ditentukan oleh dasar ( bakat ) dan lingkungan.

Konsepsi Interaksionisme yang berbanding dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan individu.

 2. Fungsi Keluarga

Q: Jelaskan definisi fungsi keluarga?

A: Suatu hubungan yang erat antara 1 kekeluargaan dan menghasilkan suatu fungsi yang bisa memberikan pengaruh terhadap orang lain atau di dalam keluarga itu sendiri

Q: Sebutkan dan jelaskan fungsi-fungsi keluarga?

A: Terdapat 5 fungsi keluarga dalam tatanan masyarakat, yaitu :

Fungsi Biologis

  1. Untuk meneruskan keturunan
  2. Memelihara dan membesarkan anak
  3. Memberikan makanan bagi keluarga dan memenuhi kebutuhan gizi
  4. Merawat dan melindungi kesehatan para anggotanya
  5. Memberi kesempatan untuk berekreasi

Fungsi Psikologis

  1. Identitas keluarga serta rasa aman dan kasih sayang
  2. Pendewasaan kepribadian bagi para anggotanya
  3. Perlindungan secara psikologis
  4. Mengadakan hubungan keluarga dengan keluarga lain atau masyarakat

Fungsi Sosial Budaya atau Sosiologi

  1. Meneruskan nilai-nilai budaya
  2. Sosialisasi
  3. Pembentukan norma-norma, tingkah laku pada tiap tahap perkembangan anak serta kehidupan keluarga

Fungsi Sosial

  1. Mencari sumber-sumber untuk memenuhi fungsi lainnya
  2. Pembagian sumber-sumber tersebut untuk pengeluaran atau tabungan
  3. Pengaturan ekonomi atau keuangan

Fungsi Pendidikan

  1. Penanaman keterampilan, tingkah laku dan pengetahuan dalam hubungan dengan fungsi-fungsi lain
  2. Persiapan untuk kehidupan dewasa
  3. Memenuhi peranan sehingga anggota keluarga yang dewasa

3. Q: Jelaskan definisi Individu, Keluarga, dan Masyarakat?

A:  Individu berasal dari kata latin, “individuum” yang artinya tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan, demikian pendapat Dr. A. Lysen.

Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga (Duvall dan Logan, 1986)

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata “masyarakat” sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

4. Q: Jelaskan hubungan antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat?

A:  Hubungan individu dengan keluarga

Individu memiliki hubungan yang erat dengan keluarga, yaitu dengan ayah, ibu, kakek, nenek, paman, bibi, kakak, dan adik. Hubungan ini dapat dilandasi oleh nilai, norma dan aturan yang melekat pada keluarga yang bersangkutan.
Dengan adanya hubungan keluarga ini, individu pada akhirnya memiliki hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya dalam keluarga.

Hubungan individu dengan masyarakat

Hubungan individu dengan masyarakat terletak dalam sikap saling menjunjung hak dan kewajiban manusia sebagai individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Mana yang menjadi hak individu dan hak masyarakat hendaknya diketahui dengan mendahulukan hak masyarakat daripada hak individu. Gotong royong adalah hak masyarakat, sedangkan rekreasi dengan keluarga, hiburan, berbelanja adalah hak individu yang semestinya lebih mengutamakan hak masyarakat.

Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga | http://id.wikipedia.org/wiki/Individu |
http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat | http://share.pdfonline.com/ 
http://www.kajianpustaka.com/2012/11/definisi-fungsi-dan-bentuk-keluarga.html#.Ulo5IFO43IU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: